Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Setahun Menjerit, Rumah Rusak Parah Akibat Hujan Tak Kunjung Dibantu: Warga Lopang Kecewa Pemerintah Dinilai Tutup Mata Setahun Menjerit, Rumah Rusak Parah Akibat Hujan Tak Kunjung Dibantu: Warga Lopang Kecewa Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Setahun Menjerit, Rumah Rusak Parah Akibat Hujan Tak Kunjung Dibantu: Warga Lopang Kecewa Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Redaksi
Redaksi
09 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



Serang Banten - Kilometer78.Net

Serang Banten ]  Hujan deras yang mengguyur kawasan permukiman warga sejak tahun lalu meninggalkan luka mendalam bagi salah satu keluarga yang tinggal di Kampung domba rt 06/05 Kelurahan Lopang kecamatan Serang, hingga kini masih bertahan di rumah rusak parah tanpa bantuan nyata dari pemerintah setempat. Ironisnya, laporan resmi sudah disampaikan ke pihak kelurahan sejak satu tahun lalu, namun sampai hari ini belum ada perhatian khusus maupun tindakan konkret untuk membantu perbaikan rumah yang kondisinya semakin memprihatinkan.


Atap rumah yang bocor di berbagai sisi, dinding retak, lantai rusak, hingga bagian bangunan yang mulai rapuh menjadi ancaman setiap hari bagi penghuni rumah. Saat hujan turun, keluarga tersebut harus berjibaku menahan air yang masuk ke dalam rumah sambil khawatir bangunan sewaktu-waktu roboh.


“Kami sudah melapor sejak tahun lalu ke kelurahan. Sudah beberapa kali menunggu kabar, tapi sampai sekarang belum ada bantuan atau tindak lanjut yang jelas,” ungkap penghuni rumah dengan nada kecewa.


Kondisi rumah yang semakin rusak membuat aktivitas keluarga terganggu. Mereka mengaku hidup dalam ketakutan setiap kali cuaca buruk datang. Air hujan kerap menggenangi bagian dalam rumah karena atap dan plafon sudah tidak mampu menahan derasnya hujan. Beberapa bagian bangunan bahkan mulai miring dan membahayakan keselamatan penghuni.


Warga sekitar juga menyayangkan lambannya respons pemerintah terhadap kondisi tersebut. Menurut mereka, rumah itu sudah lama layak mendapatkan perhatian karena kerusakannya cukup berat dan berpotensi membahayakan jiwa.


“Kalau dilihat langsung memang kondisinya parah. Kasihan kalau terus dibiarkan. Apalagi sudah pernah dilaporkan, harusnya ada tindak lanjut,” ujar salah seorang warga sekitar.


Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga tersebut mengaku tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah secara mandiri. Harapan satu-satunya tertuju pada bantuan pemerintah melalui program rumah tidak layak huni atau bantuan kebencanaan. Namun harapan itu hingga kini belum juga terwujud.


Situasi ini memunculkan pertanyaan besar terkait kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan mendesak. Di saat berbagai program sosial dan bantuan perumahan terus digaungkan, masih ada warga yang harus bertahan hidup di rumah rusak tanpa kepastian bantuan meski laporan telah disampaikan sejak lama.


Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan solusi nyata sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Kondisi bangunan yang terus memburuk dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan kembali datang.


Kasus ini menjadi potret masih adanya warga yang merasa suaranya tidak didengar, meski telah mengikuti prosedur pelaporan resmi. Warga kini hanya berharap ada kepedulian dan tindakan cepat dari pihak terkait agar mereka bisa kembali tinggal dengan aman dan layak.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Aktivis muda Banten angkat Bicara adanya manfaat projek Betonisasi di lingkungan kota serang Baru

Redaksi- Juni 25, 2026 0
Aktivis muda Banten angkat Bicara adanya manfaat projek Betonisasi di lingkungan kota serang Baru
Kota serang — Kilometer78.Net SERANG 25 Juni 2026 ]  seorang aktivis muda  masyarakat asal Banten, menyampaikan pandangannya terkait proyek betonisasi jalan da…

Berita Terpopuler

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
Pemasang kabel wifi dikota serang  mengabaikan  keselamatan kerja aktivis Banten  mempertanyakan ijin lintas telekomunikasi

Pemasang kabel wifi dikota serang mengabaikan keselamatan kerja aktivis Banten mempertanyakan ijin lintas telekomunikasi

Juni 22, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Juni 22, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Juni 22, 2026
*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

Juni 22, 2026
Pemasang kabel wifi dikota serang  mengabaikan  keselamatan kerja aktivis Banten  mempertanyakan ijin lintas pembangunan

Pemasang kabel wifi dikota serang mengabaikan keselamatan kerja aktivis Banten mempertanyakan ijin lintas pembangunan

Juni 22, 2026
Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76  menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76 menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Juni 21, 2026
Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN

Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN

Juni 25, 2026

Berita Terpopuler

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
Pemasang kabel wifi dikota serang  mengabaikan  keselamatan kerja aktivis Banten  mempertanyakan ijin lintas telekomunikasi

Pemasang kabel wifi dikota serang mengabaikan keselamatan kerja aktivis Banten mempertanyakan ijin lintas telekomunikasi

Juni 22, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Juni 22, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Juni 22, 2026
*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

Juni 22, 2026
Pemasang kabel wifi dikota serang  mengabaikan  keselamatan kerja aktivis Banten  mempertanyakan ijin lintas pembangunan

Pemasang kabel wifi dikota serang mengabaikan keselamatan kerja aktivis Banten mempertanyakan ijin lintas pembangunan

Juni 22, 2026
Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76  menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76 menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Juni 21, 2026
Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN

Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan : Siap Gugat Ke PTUN

Juni 25, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber