Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Aliansi Gelar Aksi Tenda Di Kantor Bupati Serang, Sorot Sikap Sekda, Bapperida, Dan Kesbangpol Aliansi Gelar Aksi Tenda Di Kantor Bupati Serang, Sorot Sikap Sekda, Bapperida, Dan Kesbangpol

Aliansi Gelar Aksi Tenda Di Kantor Bupati Serang, Sorot Sikap Sekda, Bapperida, Dan Kesbangpol

Redaksi
Redaksi
19 Okt, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Serang Banten -- Kiloemeter78.Net

Kota Serang Senin 19 Oktober 2026 ]   Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Pembangunan Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang, Senin (19/10/2026). 

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan kekecewaan terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Serang, khususnya Sekretariat Daerah, Bapperida, dan Kesbangpol, yang dinilai belum memberikan tanggapan memadai atas tuntutan dan permintaan data yang telah disampaikan sebelumnya.

Sebagai bentuk protes, massa memilih bertahan dengan mendirikan tenda di sekitar lokasi aksi. Mereka menyatakan akan terus bertahan hingga ada perwakilan pemerintah daerah atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersedia menemui massa dan membuka ruang dialog.

Danny Pratama, selaku koordinator lapangan (korlap), menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari unjuk rasa pada Senin, 12 Oktober 2026, yang hingga kini dinilai belum membuahkan hasil konkret.

“Jujur, kami sangat kecewa. Aksi ini bukan tanpa dasar. Pekan lalu, tepatnya Senin, 12 Oktober 2026, kami sudah menyampaikan sejumlah tuntutan dan meminta penjelasan serta data dari beberapa OPD. Namun, sampai hari ini, persoalan yang kami sampaikan belum mendapatkan jawaban yang jelas,” ujar Danny di lokasi aksi.

Menurutnya, pihak aliansi datang untuk meminta penjelasan dan mendorong keterbukaan informasi terkait tata kelola pemerintahan serta penggunaan anggaran daerah. Namun, hingga aksi kembali digelar, belum ada pihak yang dinilai memberikan ruang dialog secara terbuka.

Danny juga menyayangkan adanya pertanyaan mengenai legalitas aliansi yang justru muncul di tengah upaya mereka meminta penjelasan atas persoalan yang disampaikan.

“Lucunya, justru legalitas kami yang dipertanyakan. Kami ini aliansi yang tergabung dari beberapa organisasi. 

Apa sulitnya menemui kami, mendengarkan tuntutan kami, dan membuka ruang dialog? Kami datang untuk meminta penjelasan, bukan untuk mencari keributan,” tegasnya.

Ia menilai, dialog antara masyarakat dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dari prinsip transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan informasi publik. Karena itu, Danny meminta Pemerintah Kabupaten Serang tidak mengabaikan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme unjuk rasa.

Bawa Nisan dan Tabur Bunga, Simbol Kekecewaan atas Transparansi

Dalam aksi tersebut, massa juga membawa sejumlah nisan simbolis dan melakukan tabur bunga. Aksi teatrikal ini dimaksudkan sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi keterbukaan informasi dan transparansi tata kelola pemerintahan Kabupaten Serang yang menurut mereka belum berjalan sebagaimana diharapkan.

Simbol nisan dan tabur bunga tersebut menggambarkan apa yang mereka sebut sebagai “matinya transparansi dan keterbukaan” ketika tuntutan masyarakat belum memperoleh jawaban yang memadai.

Massa menegaskan bahwa simbol tersebut merupakan bentuk kritik dan ekspresi kekecewaan, sekaligus seruan agar pemerintah daerah kembali membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan organisasi masyarakat sipil.

Aksi Berlanjut hingga Ada Respons

Danny menegaskan, pihaknya berencana melanjutkan aksi selama beberapa hari ke depan sampai tuntutan yang telah disampaikan mendapatkan respons dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami akan tetap bertahan dan melanjutkan aksi ini sampai ada pihak dari Pemkab Serang maupun OPD terkait yang bersedia menemui kami. Kami berharap ada itikad baik untuk berdialog dan memberikan jawaban atas persoalan yang kami sampaikan,” katanya.

Aliansi berharap Pemerintah Kabupaten Serang, Sekretariat Daerah, Bapperida, dan Kesbangpol dapat segera merespons tuntutan tersebut secara terbuka, termasuk menjelaskan data dan informasi yang menjadi pokok persoalan.

Bagi aliansi, keterbukaan informasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. 

Mereka juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan melalui aksi damai merupakan salah satu bentuk partisipasi publik dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan.

“Harapan kami sederhana: temui kami, buka ruang dialog, dan berikan penjelasan yang jelas. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kepastian. Salam demokrasi,” tutup Danny Pratama.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Menagih Janji di Simpang Jalan: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bongkar Persoalan dan Tuntut Perubahan

Redaksi- Oktober 19, 2026 0
Menagih Janji di Simpang Jalan: Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bongkar Persoalan dan Tuntut Perubahan
Jakarta -- Kiloemeter78.Net Jakarta 19 Oktober 2026 ] Dua tahun bukanlah waktu yang panjang dalam sebuah siklus bernegara, namun ia sudah lebih dari cukup untu…

Berita Terpopuler

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Oktober 19, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026

Berita Terpopuler

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Oktober 19, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber