Dosen UNINDRA Dorong Stimulasi Motorik Anak Usia Dini melalui Media Belajar Edukatif di PAUD Mawar 19 Sukatani
![]() |
| Tim PKM Unindra bersama Peserta |
Depok (29/1) — Komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, kembali diwujudkan oleh tim dosen Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) melalui kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Media Belajar Edukatif Guna Merangsang Daya Motorik Anak Usia Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Januari 2026, bertempat di PAUD Mawar 19 Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dosen UNINDRA yang terdiri dari Sudiyah Anawati, Roida Eva Flora Siagian, dan Condro Endang Werdiningsih, sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Dalam penyampaian materinya, Sudiyah Anawati menekankan pentingnya pemanfaatan media belajar edukatif sebagai sarana stimulasi motorik halus dan motorik kasar anak. Menurutnya, anak usia dini memiliki karakter belajar yang unik, di mana proses bermain menjadi pintu utama dalam mengembangkan kemampuan fisik dan kognitif.
“Media belajar edukatif dapat membantu anak mengembangkan koordinasi gerak, keseimbangan, serta konsentrasi. Ketika anak bergerak sambil bermain, sesungguhnya mereka sedang membangun fondasi perkembangan fisik dan mental secara bersamaan,” jelas Sudiyah Anawati.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan berbagai jenis media belajar edukatif, pemanfaatan alat permainan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, serta strategi guru dalam mengintegrasikan media tersebut ke dalam kegiatan pembelajaran harian di PAUD.
Sementara itu, Roida Eva Flora Siagian, salah satu anggota tim dosen UNINDRA, menegaskan bahwa kegiatan PKM ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan kajian akademik dengan praktik pendidikan di lapangan.
“Melalui pengabdian kepada masyarakat, kami ingin memastikan bahwa teori-teori pembelajaran yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat diterapkan secara langsung oleh guru PAUD. Media belajar edukatif menjadi jembatan antara konsep akademik dan kebutuhan nyata anak-anak di kelas,” ungkap Roida.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan anak usia dini sangat penting untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada tumbuh kembang anak.
Kepala Sekolah PAUD Mawar 19 Sukatani, Titik Ekowati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran tim dosen UNINDRA memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru di sekolahnya.
“Kami merasa sangat terbantu. Materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi inspirasi bagi guru-guru kami untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan media belajar. Ini sangat bermanfaat untuk perkembangan motorik anak-anak,” tutur Titik Ekowati.
Melalui kegiatan PKM ini, tim dosen UNINDRA berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan anak usia dini, sekaligus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran dosen UNINDRA dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan menghadirkan ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini.

Posting Komentar