Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Ploting BPN yang Bukan Pihak Perkara Dijadikan Dasar Putusan, DPUPR Banten Dinilai Diam atas Potensi Hilangnya Kawasan Pengairan Negara Ploting BPN yang Bukan Pihak Perkara Dijadikan Dasar Putusan, DPUPR Banten Dinilai Diam atas Potensi Hilangnya Kawasan Pengairan Negara

Ploting BPN yang Bukan Pihak Perkara Dijadikan Dasar Putusan, DPUPR Banten Dinilai Diam atas Potensi Hilangnya Kawasan Pengairan Negara

Redaksi
Redaksi
14 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Pandeglang Banten - Kilometer78.Net

PANDEGLANG Banten ]  pandeglang 14 Mei 2026 – Putusan Pengadilan Negeri Pandeglang Nomor 37/Pdt.G/2025/PN.Pdl kini menjadi sorotan publik dan memunculkan kekhawatiran serius terkait potensi hilangnya aset negara berupa kawasan sempadan sungai dan jaringan irigasi milik Pemerintah Provinsi Banten.

Perkara yang berpusat pada lahan di kawasan Blok Rumingkang, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang tersebut dinilai tidak lagi sekadar sengketa tanah biasa, melainkan telah menyentuh persoalan perlindungan aset negara, kewenangan PTUN, legalitas sertifikat, hingga dugaan kekeliruan penerapan hukum pembuktian oleh Pengadilan Negeri Pandeglang.

Dalam putusan tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pandeglang diketahui mengabulkan gugatan PENGGUGAT terkait klaim atas lahan yang selama ini ditempati TERGUGAT I/H. Muhidin dan digunakan sebagai lokasi usaha Rumah Makan Rossy Rizqy.

Namun yang menjadi perhatian serius adalah fakta bahwa objek yang disengketakan selama persidangan justru berkaitan langsung dengan:
kawasan sempadan sungai; jaringan irigasi,
serta izin pemanfaatan lahan milik negara yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten cq Dinas PUPR/Sumber Daya Air.

Bahkan dalam jawaban resmi persidangan, TURUT TERGUGAT I dari Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang mengakui bahwa lokasi tersebut merupakan bagian dari jaringan irigasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

Ploting BPN Jadi Sorotan publik dan Kontroversi semakin menguat setelah terungkap bahwa dalam Pemeriksaan Setempat (PS II) tanggal 6 April 2026, Majelis Hakim menghadirkan pihak BPN Kabupaten Pandeglang untuk melakukan ploting dan penunjukan lokasi objek sengketa.

Padahal menurut pihak TERGUGAT I/H. Muhidin:
BPN bukan pihak dalam perkara; tidak ditarik sebagai TERGUGAT; tidak ditarik sebagai TURUT TERGUGAT; dan kehadirannya dalam sidang lapangan semata-mata atas undangan Majelis Hakim.


Ironisnya, hasil ploting tersebut justru dijadikan salah satu dasar penting dalam pertimbangan putusan PN Pandeglang.

Padahal berdasarkan fakta persidangan, hasil ploting BPN maupun peta satelit yang diperlihatkan saat PS II sama sekali tidak menunjukkan adanya tumpang tindih antara:

SHM Nomor 1002 milik PENGGUGAT; dengan lahan pengairan/PUPR yang selama ini ditempati oleh TERGUGAT I/H. Muhidin.

Menurut pihak Pembanding, fakta tersebut justru memperlihatkan bahwa lokasi yang ditempati TERGUGAT berada pada area pengairan yang berbeda dan tidak masuk dalam objek SHM milik PENGGUGAT.

Yang lebih mengejutkan, pada saat PS II tersebut pihak BPN Kabupaten Pandeglang justru tidak dapat menunjukkan:

Buku Tanah, Surat Ukur asli, Warkah, maupun data yuridis awal penerbitan SHM Nomor 1002,
dengan alasan dokumen-dokumen tersebut “belum ketemu”.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat dan praktisi hukum mengenai bagaimana hasil ploting dapat dijadikan dasar pertimbangan hukum, sementara dokumen pokok penerbitan sertifikat sendiri tidak dapat diperlihatkan.

Dinilai Masuk Wilayah Kewenangan PTUN, selain persoalan aset negara, perkara ini juga dinilai kontroversial karena dianggap telah memasuki ranah kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Dalam gugatan maupun proses persidangan, objek yang dipersoalkan ternyata berkaitan langsung dengan: Surat Nomor 593/225/Air.Pdg Tahun 1994; Surat Nomor 593/222/Air.Pdg Tahun 1994; serta Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 593/01/Air.Pdg Tahun 1996.

Menurut pihak TERGUGAT I/H. Muhidin, seluruh dokumen tersebut merupakan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) karena diterbitkan pejabat pemerintahan dan bersifat konkret, individual, final, serta menimbulkan akibat hukum. Oleh karena itu, sengketa tersebut seharusnya menjadi kewenangan PTUN Serang, bukan Pengadilan Negeri Pandeglang.

“Yang menjadi perhatian serius adalah bagaimana substansi keberlakuan SK Gubernur Jawa Barat yang belum pernah dibatalkan oleh PTUN justru diakomodir dan diputus dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri,” demikian substansi keberatan dalam Memori Banding TERGUGAT I.

DPUPR Banten dinilai diam dan menariknya, meskipun perkara ini menyangkut kawasan pengairan dan aset negara, hingga kini Dinas PUPR Provinsi Banten dinilai belum mengambil langkah nyata terkait putusan tersebut.

Kuasa hukum TERGUGAT I, Hendra Gunawan, SH., MH., CLA menyayangkan sikap pasif pemerintah daerah terhadap perkara yang dinilai berpotensi berdampak pada aset pengairan negara.

“Kalau benar objek tersebut merupakan lahan pengairan dan aset negara, maka seharusnya pemerintah hadir secara aktif untuk melindungi dan memastikan aset tersebut tidak berubah menjadi objek klaim privat. Jangan sampai diamnya pemerintah justru menimbulkan preseden hilangnya aset negara,” ujarnya.

Sementara itu Rossy, anak dari TERGUGAT I/H. Muhidin mengatakan bahwa keluarganya sejak awal memahami lahan tersebut merupakan tanah pengairan milik pemerintah.

“Kami sadar tanah yang kami tempati selama puluhan tahun adalah tanah pengairan. Kami taat kalau memang Dinas PUPR yang meminta pindah. Tapi kami heran bagaimana tanah negara bisa terbit sertifikat pribadi sementara pihak desa sendiri tidak mengetahui prosesnya,” ujarnya.

Menurut warga sekitar, lokasi tersebut selama puluhan tahun dikenal sebagai area saluran dan pengairan yang berkaitan dengan jaringan irigasi di wilayah tersebut.

Kini perhatian publik tertuju kepada Pengadilan Tinggi Banten, Pemerintah Provinsi Banten, Dinas PUPR, dan BPN, mengingat perkara ini dinilai dapat menjadi preseden besar terkait: perlindungan aset negara; legalitas sertifikat di kawasan sempadan sungai; kewenangan absolut PTUN; serta kepastian hukum terhadap kawasan pengairan di Provinsi Banten. (Red)
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

UKM Paskibra UNDHARI Bersama PPI dan DPPI Dharmasraya Cetak Pelatih Profesional Lewat TOT 2026, Perkuat Karakter dan Nasionalisme Generasi Muda

Redaksi- Juli 26, 2026 0
UKM Paskibra UNDHARI Bersama PPI dan DPPI Dharmasraya Cetak Pelatih Profesional Lewat TOT 2026, Perkuat Karakter dan Nasionalisme Generasi Muda
Dharmasraya -- Kilometer78.Net Dharmasraya ] Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paskibra Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) bekerja sama dengan Pengurus Kabupa…

Berita Terpopuler

*Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Dipersoalkan, Diduga Langgar Prosedur dan Terancam Kehilangan Legitimasi*

*Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Dipersoalkan, Diduga Langgar Prosedur dan Terancam Kehilangan Legitimasi*

Juli 25, 2026
Kawasan hunian modern dan berkualitas dengan nilai kepemilikan mulai dari Rp 101 juta

Kawasan hunian modern dan berkualitas dengan nilai kepemilikan mulai dari Rp 101 juta

Juli 25, 2026
Akibat musim kemarau, Polres Serang Kota Salurkan Air Bersih

Akibat musim kemarau, Polres Serang Kota Salurkan Air Bersih

Juli 25, 2026
PLT KEPSEK SMKN 1 KRAGILAN TERKESAN MENGHINDAR SAAT HENDAK DIKOMFIRMASI TERKAIT PENJUALAN SERAGAM SEKOLAH.

PLT KEPSEK SMKN 1 KRAGILAN TERKESAN MENGHINDAR SAAT HENDAK DIKOMFIRMASI TERKAIT PENJUALAN SERAGAM SEKOLAH.

Juli 20, 2026
Ketua MPC Pemuda Pancasila Lebak Apresiasi Klarifikasi DPRD, Kecam Dugaan Kekerasan Terhadap Aktivis Uun

Ketua MPC Pemuda Pancasila Lebak Apresiasi Klarifikasi DPRD, Kecam Dugaan Kekerasan Terhadap Aktivis Uun

Juli 21, 2026
Wartawan Detikflash.com Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Kuasa Hukum Resmi Lapor ke Polisi

Wartawan Detikflash.com Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Kuasa Hukum Resmi Lapor ke Polisi

Juli 19, 2026
Sinergi Mahasiswa KKM UNIBA dan UIN SMH Banten Gelar Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga di Kecamatan Petir

Sinergi Mahasiswa KKM UNIBA dan UIN SMH Banten Gelar Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga di Kecamatan Petir

Juli 21, 2026
Diduga Proyek P3-TGAI di Desa Parungsari Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Kualitas Material dan Pengawasan

Diduga Proyek P3-TGAI di Desa Parungsari Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Kualitas Material dan Pengawasan

Juli 20, 2026
AKTIVIS PEMERHATI PEMBANGUNAN, AKAN  GELAR AKSI DIKANTOR BUPATI SERANG”*

AKTIVIS PEMERHATI PEMBANGUNAN, AKAN GELAR AKSI DIKANTOR BUPATI SERANG”*

Juli 20, 2026
Meriahkan HUT Ke-53, DPD KNPI Banten Gelar Aksi Perawatan dan Pengecatan Gedung Pemuda

Meriahkan HUT Ke-53, DPD KNPI Banten Gelar Aksi Perawatan dan Pengecatan Gedung Pemuda

Juli 26, 2026

Berita Terpopuler

*Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Dipersoalkan, Diduga Langgar Prosedur dan Terancam Kehilangan Legitimasi*

*Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Dipersoalkan, Diduga Langgar Prosedur dan Terancam Kehilangan Legitimasi*

Juli 25, 2026
Kawasan hunian modern dan berkualitas dengan nilai kepemilikan mulai dari Rp 101 juta

Kawasan hunian modern dan berkualitas dengan nilai kepemilikan mulai dari Rp 101 juta

Juli 25, 2026
Akibat musim kemarau, Polres Serang Kota Salurkan Air Bersih

Akibat musim kemarau, Polres Serang Kota Salurkan Air Bersih

Juli 25, 2026
PLT KEPSEK SMKN 1 KRAGILAN TERKESAN MENGHINDAR SAAT HENDAK DIKOMFIRMASI TERKAIT PENJUALAN SERAGAM SEKOLAH.

PLT KEPSEK SMKN 1 KRAGILAN TERKESAN MENGHINDAR SAAT HENDAK DIKOMFIRMASI TERKAIT PENJUALAN SERAGAM SEKOLAH.

Juli 20, 2026
Ketua MPC Pemuda Pancasila Lebak Apresiasi Klarifikasi DPRD, Kecam Dugaan Kekerasan Terhadap Aktivis Uun

Ketua MPC Pemuda Pancasila Lebak Apresiasi Klarifikasi DPRD, Kecam Dugaan Kekerasan Terhadap Aktivis Uun

Juli 21, 2026
Wartawan Detikflash.com Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Kuasa Hukum Resmi Lapor ke Polisi

Wartawan Detikflash.com Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Kuasa Hukum Resmi Lapor ke Polisi

Juli 19, 2026
Sinergi Mahasiswa KKM UNIBA dan UIN SMH Banten Gelar Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga di Kecamatan Petir

Sinergi Mahasiswa KKM UNIBA dan UIN SMH Banten Gelar Nonton Bareng Piala Dunia Bersama Warga di Kecamatan Petir

Juli 21, 2026
Diduga Proyek P3-TGAI di Desa Parungsari Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Kualitas Material dan Pengawasan

Diduga Proyek P3-TGAI di Desa Parungsari Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Kualitas Material dan Pengawasan

Juli 20, 2026
AKTIVIS PEMERHATI PEMBANGUNAN, AKAN  GELAR AKSI DIKANTOR BUPATI SERANG”*

AKTIVIS PEMERHATI PEMBANGUNAN, AKAN GELAR AKSI DIKANTOR BUPATI SERANG”*

Juli 20, 2026
Meriahkan HUT Ke-53, DPD KNPI Banten Gelar Aksi Perawatan dan Pengecatan Gedung Pemuda

Meriahkan HUT Ke-53, DPD KNPI Banten Gelar Aksi Perawatan dan Pengecatan Gedung Pemuda

Juli 26, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber