Ketua Kaukus Muda Banten (KMB) Kritik Keras Dinas Pendidikan: Pemborosan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Sewa Hotel!
Serang Banten -- Kilometer78.Net
Serang Banten 29 juli 2026 ] Ketua Kaukus Muda Banten (KMB) A. Taufik melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Kritik ini terkait dengan alokasi anggaran fantastis senilai Rp3,7 miliar yang hanya digunakan untuk menyewa fasilitas hotel.
A. Taufik menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk pemborosan anggaran publik yang mencederai keadilan sosial dan mengabaikan prioritas kebutuhan pendidikan mendasar di wilayah Banten.
A. Taufik menyatakan bahwa penggunaan dana sebesar itu untuk kegiatan seremonial atau rapat di hotel mewah mencerminkan kurangnya sensitivitas efisiensi dari jajaran birokrasi Dindikbud Banten.
Menurutnya, anggaran miliaran rupiah tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan siswa dan guru.
"Anggaran Rp3,7 miliar untuk sewa hotel ini adalah pemborosan nyata dan menunjukkan buruknya skala prioritas Dindikbud Banten.
Di saat masih banyak sekolah rusak, fasilitas laboratorium minim, dan kesejahteraan guru honorer yang memprihatinkan, dinas justru menghamburkan uang rakyat untuk kenyamanan di hotel,
" tegas A. Taufik dalam keterangannya di Serang, Rabu (29/07/26).
Taufik mengungkapkan bahwa potret infrastruktur pendidikan di pelosok Provinsi Banten masih jauh dari kata layak.
Kehadiran ruang kelas yang rusak dan minimnya akses digital di sekolah-sekolah pinggiran seharusnya menjadi fokus utama penyerap anggaran APBD, bukan dialihkan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya konsumtif.
Lebih lanjut, A. Taufik mendesak Gubernur Banten dan Inspektorat Provinsi Banten untuk segera mengevaluasi dan mengaudit secara transparan seluruh penggunaan anggaran di Dindikbud Banten.
Taufik juga menuntut agar rencana kegiatan serupa dibatalkan atau dialihkan ke fasilitas aset milik pemerintah daerah demi menghemat kas negara.
"Kami meminta Gubernur Banten bersikap tegas. Panggil Kepala Dinas Pendidikan, audit kegiatannya, dan stop kebiasaan rapat di hotel.
Jika anggaran ini tidak segera direorientasi untuk kepentingan langsung masyarakat, kami dari Kaukus Muda Banten siap menggalang aksi moral yang lebih besar demi mengawal uang rakyat," pungkas A. Taufik.

Posting Komentar