Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Bogor Headline Jakarta Peristiwa RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG
Bogor Headline Jakarta Peristiwa

RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG

binacerdasmandiri
binacerdasmandiri
22 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG


BOGOR (22/8) — Inovasi teknologi Internet of Things (IoT) mulai diterapkan untuk mendukung produksi tanaman hasil kultur jaringan di Kelompok Tani Giat Bakti Lestari, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Melalui pembangunan Rumah Kawat Modern Berbasis IoT, proses aklimatisasi tanaman kini dapat dilakukan dengan lingkungan yang lebih terkontrol dan pemantauan berbasis data.


Inovasi tersebut dikembangkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) yang memperoleh hibah Direktorat Riset, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun anggaran 2026.


Tim PkM terdiri atas Prof. Dr. Fitri Damayanti, M.Si., Dr. Acep Musliman, S.T., M.Si., Dr. Tri Anita, S.E., M.Pd., Nazalla Zazkya, dan Hasiyatul Aini.


Menjawab Persoalan Aklimatisasi


Ketua Kelompok Tani Giat Bakti Lestari, Asep Yanto, bersama anggotanya sebelumnya telah memiliki laboratorium sederhana untuk perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan. Fasilitas tersebut diperoleh melalui hibah DRPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2024.


Namun, keberhasilan menghasilkan planlet dari laboratorium belum otomatis menjamin tanaman dapat tumbuh dengan baik di lingkungan luar. Tanaman hasil kultur jaringan harus melalui proses aklimatisasi, yakni penyesuaian tanaman dari kondisi laboratorium in vitro menuju lingkungan luar (ex vitro).


Tahap tersebut menjadi salah satu titik kritis karena tanaman harus beradaptasi dengan perubahan suhu, kelembapan, air, cahaya, dan kondisi media tanam.


Sebelum program berjalan, mitra masih mengandalkan rumah paranet dengan konstruksi bambu. Pengelolaan lingkungan sangat dipengaruhi kondisi cuaca sehingga proses aklimatisasi belum optimal.


Melalui program PkM, tim Unindra kemudian membangun Rumah Kawat Berbasis IoT yang dilengkapi paranet, plastik UV, meja tanam, tangki air, pompa, sistem penyiraman serta sensor lingkungan.


Sensor tersebut memungkinkan mitra memantau sejumlah parameter, seperti suhu, kelembapan udara dan kelembapan media tanam. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan tindakan pemeliharaan tanaman.


Produksi Aklimatisasi Meningkat 80,65 Persen


Dampak penerapan Rumah Kawat Berbasis IoT terlihat pada keberhasilan tanaman melewati proses aklimatisasi.


Data pengukuran terhadap 22 anggota kelompok tani menunjukkan capaian produksi meningkat dari 63,57 persen menjadi 88,87 persen.


Sementara itu, jumlah tanaman yang berhasil melalui proses aklimatisasi meningkat dari 62 tanaman sebelum penerapan program menjadi 112 tanaman setelah penerapan, atau mengalami peningkatan sebesar 80,65 persen.


Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa fasilitas aklimatisasi yang lebih memadai, disertai pemantauan kondisi lingkungan dan pengelolaan yang lebih terukur, dapat membantu meningkatkan keberhasilan tanaman hasil kultur jaringan.


Tidak Sekadar Membangun Rumah Kawat


Program PkM Unindra tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. Tim juga memberikan sosialisasi, pelatihan, praktik dan pendampingan kepada anggota kelompok tani.


Mitra dibekali kemampuan melakukan aklimatisasi planlet, mengoperasikan sistem IoT, membaca kondisi lingkungan, melakukan pemeliharaan, serta mencatat perkembangan tanaman.


Pendampingan juga mencakup aspek manajemen, mulai dari perencanaan, pembagian tugas, pencatatan produksi, monitoring hingga evaluasi.


Hasilnya, kemampuan manajemen mitra meningkat dari 69,66 persen menjadi 90,32 persen, dengan nilai N-Gain 0,59.


Perubahan tersebut menunjukkan adanya pergeseran pola pengelolaan, dari yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan pengalaman menjadi pengelolaan yang semakin terencana, terukur dan berbasis data.


Menghubungkan Laboratorium hingga Budidaya


Kehadiran Rumah Kawat Berbasis IoT juga memperkuat rantai produksi tanaman. Planlet yang dihasilkan melalui laboratorium kultur jaringan dapat langsung diarahkan menuju tahap aklimatisasi sebelum dikembangkan menjadi tanaman siap budidaya maupun didistribusikan.


Dengan demikian, terdapat integrasi antara laboratorium kultur jaringan, rumah kawat dan kegiatan budidaya.


Model tersebut membuka peluang bagi kelompok tani untuk mengembangkan sistem produksi tanaman yang lebih berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil kultur jaringan.


Teknologi untuk Kemandirian Petani


Tim PkM Unindra menekankan bahwa keberhasilan inovasi bukan hanya diukur dari berdirinya sebuah bangunan atau terpasangnya perangkat IoT. Yang lebih penting adalah kemampuan masyarakat dalam mengoperasikan, merawat dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri.

Pendampingan mitra oleh tim Abdimas Unindra


Karena itu, mitra juga memperoleh SOP dan Buku Panduan Penggunaan Rumah Kawat Berbasis IoT sebagai acuan pengelolaan.


Ke depan, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat produksi sekaligus pembelajaran teknologi bagi Kelompok Tani Giat Bakti Lestari.


Pencatatan produksi, pemantauan kondisi lingkungan, pemeliharaan perangkat dan penerapan SOP menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan program.


Program PkM Unindra tersebut menunjukkan bahwa teknologi IoT tidak harus berhenti pada konsep industri modern. Ketika dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dan disertai pendampingan yang tepat, teknologi dapat menjadi instrumen pemberdayaan petani, meningkatkan efisiensi produksi, sekaligus membuka jalan menuju pertanian yang lebih modern, terukur dan berkelanjutan.


Oleh karena itu, Rumah Kawat Berbasis IoT di Cibadung bukan sekadar bangunan tempat tanaman tumbuh, tetapi menjadi ruang bertemunya riset perguruan tinggi, teknologi dan kemandirian masyarakat.

Via Bogor
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.

Redaksi- Agustus 24, 2026 0
cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.
Serang Banten --- Kilometer78.Net  Kita Serang 24:Agustus 2026 ] Salah satu warga korban pengeroyokan di jalan raya Ciomas mandalawangi desa  ujung tebu  , Kec…

Berita Terpopuler

Kesti TTKKDH Kabupaten Serang Sukses Gelar Keceran di Kawasan Industri Modern Cikande Berjalan Sukses dan khidmat

Kesti TTKKDH Kabupaten Serang Sukses Gelar Keceran di Kawasan Industri Modern Cikande Berjalan Sukses dan khidmat

Agustus 22, 2026
Dari Banten untuk Indonesia! Syed Ukir Prestasi, Raih Juara II Putra Jamnas XII 2026 di Cibubur

Dari Banten untuk Indonesia! Syed Ukir Prestasi, Raih Juara II Putra Jamnas XII 2026 di Cibubur

Agustus 23, 2026
RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG

RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG

Agustus 22, 2026
HRS Politisi Banten Memberikan sebuah  sepedah listrik Kepada peserta Sebagai Hadiah  HUT RI dan HUT partai Demokrat ke - 25 Tahun

HRS Politisi Banten Memberikan sebuah sepedah listrik Kepada peserta Sebagai Hadiah HUT RI dan HUT partai Demokrat ke - 25 Tahun

Agustus 23, 2026
cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.

cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.

Agustus 24, 2026
Warga Munjul Lestarikan Tradisi Panjang Mulud

Warga Munjul Lestarikan Tradisi Panjang Mulud

Agustus 18, 2026
Koperasi UMKM Madas Nusantara Bentuk Konsorsium Usaha Menjadi Mitra Usaha Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan

Koperasi UMKM Madas Nusantara Bentuk Konsorsium Usaha Menjadi Mitra Usaha Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan

Agustus 18, 2026
malam penganugrahan mengadakan penutupan acara festival Ciomas Ngabring 2026.

malam penganugrahan mengadakan penutupan acara festival Ciomas Ngabring 2026.

Agustus 18, 2026
Diduga RUTA (Rapat Umum Tahunan Anggota) Apartemen Sunter Parkview Disalahgunakan

Diduga RUTA (Rapat Umum Tahunan Anggota) Apartemen Sunter Parkview Disalahgunakan

Agustus 23, 2026
Aktivis Banten mengecam keras adanya kejanggalan dalam projek Nama Konsultan Pengawas  Menghilaaang

Aktivis Banten mengecam keras adanya kejanggalan dalam projek Nama Konsultan Pengawas Menghilaaang

Agustus 19, 2026

Berita Terpopuler

Kesti TTKKDH Kabupaten Serang Sukses Gelar Keceran di Kawasan Industri Modern Cikande Berjalan Sukses dan khidmat

Kesti TTKKDH Kabupaten Serang Sukses Gelar Keceran di Kawasan Industri Modern Cikande Berjalan Sukses dan khidmat

Agustus 22, 2026
Dari Banten untuk Indonesia! Syed Ukir Prestasi, Raih Juara II Putra Jamnas XII 2026 di Cibubur

Dari Banten untuk Indonesia! Syed Ukir Prestasi, Raih Juara II Putra Jamnas XII 2026 di Cibubur

Agustus 23, 2026
RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG

RUMAH KAWAT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT): INOVASI AKLIMATISASI TANAMAN KULTUR JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PETANI CIBADUNG

Agustus 22, 2026
HRS Politisi Banten Memberikan sebuah  sepedah listrik Kepada peserta Sebagai Hadiah  HUT RI dan HUT partai Demokrat ke - 25 Tahun

HRS Politisi Banten Memberikan sebuah sepedah listrik Kepada peserta Sebagai Hadiah HUT RI dan HUT partai Demokrat ke - 25 Tahun

Agustus 23, 2026
cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.

cekcok berujung Pengeroyokan , Korban menuntut pelaku keranah hukum.

Agustus 24, 2026
Warga Munjul Lestarikan Tradisi Panjang Mulud

Warga Munjul Lestarikan Tradisi Panjang Mulud

Agustus 18, 2026
Koperasi UMKM Madas Nusantara Bentuk Konsorsium Usaha Menjadi Mitra Usaha Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan

Koperasi UMKM Madas Nusantara Bentuk Konsorsium Usaha Menjadi Mitra Usaha Wiraraja Industrial Park Madura di Bangkalan

Agustus 18, 2026
malam penganugrahan mengadakan penutupan acara festival Ciomas Ngabring 2026.

malam penganugrahan mengadakan penutupan acara festival Ciomas Ngabring 2026.

Agustus 18, 2026
Diduga RUTA (Rapat Umum Tahunan Anggota) Apartemen Sunter Parkview Disalahgunakan

Diduga RUTA (Rapat Umum Tahunan Anggota) Apartemen Sunter Parkview Disalahgunakan

Agustus 23, 2026
Aktivis Banten mengecam keras adanya kejanggalan dalam projek Nama Konsultan Pengawas  Menghilaaang

Aktivis Banten mengecam keras adanya kejanggalan dalam projek Nama Konsultan Pengawas Menghilaaang

Agustus 19, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber