Terima Bantuan Revitalisasi, Warga Cikole Ucapkan Terima Kasih kepada BEA Jabar
Bandung Warga Cimanggah Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus Building Engineer Association (BEA) Provinsi Jawa Barat atas bantuan revitalisasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang selama ini digunakan oleh masyarakat setempat.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RW 02 Cikole, Dodo, saat ditemui di sela-sela Acara Gathering BEA Jawa Barat 2026 yang digelar di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Sabtu (17/1/2026).
“Kami sangat berterima kasih kepada BEA Jawa Barat, khususnya melalui Pak Asep, karena telah berkenan memberikan bantuan dengan merevitalisasi TPU yang merupakan tanah wakaf untuk warga setempat,” ujar Dodo.
Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, mengingat kondisi TPU sebelumnya memerlukan perbaikan dan penataan agar lebih layak digunakan.
“Bantuan itu mencakup infrastruktur fisik seperti perbaikan jalan, saluran air, serta penataan makam agar pengelolaan menjadi lebih baik, terutama karena keterbatasan lahan yang ada,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi TPU tersebut merupakan bagian dari komitmen BEA Jabar untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui program sosial yang berkelanjutan.
“Kami di BEA Jawa Barat tidak hanya fokus pada pengembangan profesi dan teknologi bangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Revitalisasi TPU ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Asep.
Menurutnya, TPU memiliki fungsi sosial dan kemanusiaan yang penting, sehingga perlu dikelola dengan baik, tertata, dan layak.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan kenyamanan bagi warga serta menjadi manfaat jangka panjang. Semoga kolaborasi antara BEA Jabar dan masyarakat dapat terus terjalin untuk kegiatan sosial lainnya ke depan,” tutupnya.
Program revitalisasi ini pun diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara organisasi profesi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum di Jawa Barat.

Posting Komentar