Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Headline Opini Serang Adiwiyata Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Jalan Panjang Membangun Kesadaran Lingkungan
Headline Opini Serang

Adiwiyata Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Jalan Panjang Membangun Kesadaran Lingkungan

binacerdasmandiri
binacerdasmandiri
17 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Oleh: Uan Purwani (Kepala SMPN 7 Kota Serang)


Ada satu hal yang selalu saya yakini dalam dunia pendidikan: keberhasilan sejati bukan diukur dari seberapa banyak penghargaan yang diraih, tetapi dari seberapa kuat nilai yang tertanam dalam diri peserta didik. Itulah yang saya rasakan dalam perjalanan SMPN 7 Kota Serang mengikuti program Adiwiyata tahun 2025.


Perjalanan ini bukan sesuatu yang instan. Dimulai dari sosialisasi program pada 31 Juli 2025, kemudian berlanjut dengan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang pada 28 Agustus 2025. Proses ini menjadi titik awal bagaimana seluruh warga sekolah mulai membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.


Puncaknya, pada 19 November 2025, SMPN 7 Kota Serang menjalani penilaian Adiwiyata. Momen ini bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi menjadi cermin sejauh mana budaya peduli lingkungan benar-benar hidup di sekolah kami. Hingga akhirnya, pada Senin, 22 Desember 2025, penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Serang diserahkan di Alun-Alun Barat Kota Serang oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Nanang Saefudin, M.Si. Sebuah kebanggaan, tentu. Namun bagi kami, ini bukan garis akhir.


Adiwiyata, sebagaimana kita pahami, bukan hanya program. Ia adalah gerakan. Sebuah upaya besar untuk menjadikan sekolah sebagai tempat ideal dalam membangun ilmu pengetahuan sekaligus karakter lingkungan. Dari akar katanya, “Adi” berarti besar atau ideal, dan “Wiyata” berarti tempat belajar. Maka, Adiwiyata adalah tentang bagaimana sekolah menjadi ruang terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan, termasuk kepedulian terhadap bumi.


Di SMPN 7 Kota Serang, kami memaknai Adiwiyata sebagai proses pembiasaan. Membiasakan siswa membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menghemat energi, hingga memahami bahwa setiap tindakan kecil memiliki dampak besar bagi lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi latihan karakter yang harus terus hidup, bahkan setelah program ini selesai.


Menariknya, semangat Adiwiyata ini semakin menemukan makna mendalam ketika beriringan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang melatih kepekaan, kedisiplinan, dan kepedulian—nilai-nilai yang sejalan dengan spirit Adiwiyata.


Di bulan Ramadhan, kami mendorong siswa untuk tidak hanya meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah menjadi bagian dari ibadah, menghemat air saat berwudhu menjadi bentuk tanggung jawab, serta mengurangi sampah saat kegiatan berbuka bersama menjadi wujud nyata akhlak mulia.


Ramadhan mengajarkan kita bahwa kebaikan sekecil apa pun akan dilipatgandakan nilainya. Maka, membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, hingga menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari amal yang tidak boleh dianggap remeh. Inilah momentum spiritual yang sangat kuat untuk memperkuat karakter peduli lingkungan pada peserta didik.


Saya percaya, tujuan utama Adiwiyata bukanlah penghargaan, melainkan perubahan perilaku. Ketika siswa mulai sadar untuk menjaga kebersihan tanpa disuruh, ketika mereka merasa memiliki lingkungan sekolah, dan ketika mereka membawa kebiasaan baik itu ke rumah dan masyarakat—di situlah Adiwiyata benar-benar berhasil.


Perjalanan ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Adiwiyata SMPN 7 Kota Serang yang telah bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, dan keikhlasan. Energi positif inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan perubahan.


Ke depan, tantangan kita adalah menjaga konsistensi. Jangan sampai semangat ini hanya hadir saat penilaian. Justru setelah penghargaan diraih, komitmen harus semakin kuat. Karena sejatinya, menjaga lingkungan bukan tugas sesaat, melainkan tanggung jawab sepanjang hayat.


Mari kita jadikan sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat bertumbuhnya generasi yang peduli, sadar, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi—dan menjadikan Ramadhan sebagai titik penguat lahirnya kebiasaan baik yang berkelanjutan.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76 menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Redaksi- Juni 21, 2026 0
Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76  menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit
Kota Serang  - Kilometer78.Net  Serang Banten ] kopetensi skatebord yang di gelar dengan dukungan jarum 76 untuk menguji para skater muda , tetapi juga menjadi…

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Proyek Rekonstruksi Jalan  CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan  Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis  matrial  Terdokumentasi

Proyek Rekonstruksi Jalan CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis matrial Terdokumentasi

Juni 14, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Juni 18, 2026
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Juni 14, 2026

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Proyek Rekonstruksi Jalan  CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan  Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis  matrial  Terdokumentasi

Proyek Rekonstruksi Jalan CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis matrial Terdokumentasi

Juni 14, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Juni 18, 2026
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Juni 14, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber