IGI Kota Serang Bekali Guru Optimalkan Papan Interaktif Digital
![]() |
| Peserta Workshop Mempraktikkan Papan Interaktif Digital |
SERANG (12/4) – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Serang sukses menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai upaya nyata mendorong transformasi pembelajaran di era modern. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, ini bertempat di Perpustakaan SMA Negeri 5 Kota Serang dan diikuti oleh sekitar 20 perwakilan guru jenjang SMP serta SMA se-Kota Serang. Pelatihan ini dirancang secara intensif agar para pendidik mampu mengubah metode mengajar konvensional menjadi lebih dinamis dan kolaboratif.
Ketua IGI Kota Serang, Sonny Rohimat, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran teknologi mutakhir di sekolah tidak akan memberikan dampak signifikan jika tidak dibarengi dengan kompetensi penggunanya. Ia menekankan bahwa PID bukan sekadar pajangan teknologi, melainkan sarana untuk menghidupkan suasana kelas yang lebih dekat dengan dunia digital peserta didik.
"Alat secanggih apa pun tidak akan memiliki makna jika tidak berada di tangan guru yang tepat. Itulah mengapa kita ada di sini hari ini, untuk memastikan bahwa teknologi tersebut benar-benar menjadi jembatan transformasi pembelajaran," ujar Sonny. Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini berfokus pada kualitas serapan ilmu melalui metode hands-on yang praktis agar guru siap langsung menerapkannya di kelas masing-masing.
Materi pertama disampaikan oleh Sekretaris IGI Kota Serang sekaligus guru SMPN 4 Kota Serang, Tanri Alim. Ia memaparkan aspek teknis yang krusial, mulai dari prosedur pengoperasian yang benar agar perangkat tetap awet, hingga pengenalan fitur-fitur canggih yang mendukung pembelajaran interaktif. Tanri juga memperkenalkan berbagai platform digital yang dapat diintegrasikan dengan PID, seperti Ruang Belajar, Canva, hingga Wayground.
"Kita tidak hanya belajar cara menyalakan alat, tetapi bagaimana memanfaatkan ekosistem digital di dalamnya agar proses belajar mengajar lebih berkesan bagi siswa," jelas Tanri saat mengajak para peserta mencoba langsung fitur-fitur tersebut pada perangkat yang tersedia.
Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Tri Retno Wulan, pengurus IGI Kota Serang sekaligus guru di SMAN 5 Kota Serang, yang mengupas tuntas pengintegrasian aplikasi Wayground ke dalam pembelajaran. Pada sesi ini, suasana menjadi semakin meriah saat guru-guru dibagi ke dalam kelompok untuk mempraktikkan kuis interaktif secara langsung menggunakan PID. Tri membuktikan bahwa dengan aplikasi yang tepat, Papan Interaktif Digital dapat memicu antusiasme siswa melalui kompetisi edukatif yang menyenangkan di dalam kelas.
Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif dari para peserta. Teti Purwanti dari SMPN 13 Kota Serang mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantunya memahami pembelajaran berbasis teknologi, sementara Siti Nur'aini dari SMAN 5 Kota Serang berharap ada kegiatan berkelanjutan karena workshop ini sangat membantu guru, terutama bagi mereka yang sebelumnya merasa kurang menguasai teknologi (gaptek). Harapan serupa disampaikan oleh Umi Tamami yang merasa fitur lengkap pada PID akan membuat kelasnya jauh lebih interaktif. Di sisi lain, Rika Mulyaningsih dari SMA Informatika Kota Serang memberikan masukan membangun agar ke depannya IGI dapat memberikan tutorial pembuatan konten secara mendalam, mulai dari tahap penyusunan hingga simulasi mengajar di depan kelas.
Menutup rangkaian kegiatan, Sonny Rohimat mengajak para guru untuk tidak ragu berbagi keahlian unik mereka melalui wadah IGI. Ia menegaskan bahwa IGI Kota Serang siap memberikan dukungan penuh, mulai dari legalitas kegiatan, administrasi persuratan, hingga penyediaan sertifikat sebagai bentuk apresiasi pengembangan profesi. Bagi IGI, berbagi ilmu adalah cara terbaik untuk terus belajar tanpa harus menunggu menjadi ahli yang sempurna, demi kemajuan pendidikan di Kota Serang.

Posting Komentar