Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Mengkaji Ulang Rencana Pembangunan Jembatan Lewa Mori: Moratorium untuk Keberlanjutan Bima. Mengkaji Ulang Rencana Pembangunan Jembatan Lewa Mori: Moratorium untuk Keberlanjutan Bima.

Mengkaji Ulang Rencana Pembangunan Jembatan Lewa Mori: Moratorium untuk Keberlanjutan Bima.

Redaksi
Redaksi
20 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




Jakarta – kilometer78.Net 

Rencana ambisius pembangunan Jembatan Lewa Mori di Kabupaten Bima, yang dianggarkan sangat mercusuar sebesar Rp1,2 Triliun dari APBN, kini menuai kritik tajam dan desakan untuk oleh sekelompok pemuda dan mahasiswa Jakarta diberlakukannya Moratorium atau penghentian sementara rencana pembangunan proyek jembatan lewa mori.


Desakan ini muncul bukan sebagai penolakan pembangunan, melainkan sebagai tuntutan untuk reorientasi prioritas anggaran di tengah tingginya angka kemiskinan dan tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat Bima.


​Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Bima masih berada jauh di atas rata-rata nasional dan provinsi, sebesar 14,39 % jauh dari standar kemiskinan secara Nasional sebesar 8,57%.


Kelompok diskusi publik  Generasi Emas pemuda Pulau sumbawa (GEMA PPS-JAKARTA) menyoroti bahwa alokasi dana triliunan rupiah untuk efisiensi logistik lewat jembatan dianggap sebagai prioritas yang keliru.


​"Kami bukan anti-infrastruktur, tetapi Rp1,2 Triliun itu adalah dana yang fantastis seharusnya diarahkan untuk program intervensi langsung: peningkatan sanitasi, air bersih, fasilitas pendidikan,Kesehatan atau modal usaha mikro untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem," ujar salah satu narasumber Razikin Juraid.


Juga beberapa narasumber kedua menanggapi, pembangunan yang sifatnya  mercusuar tidak menjadi masalah ketika di bangun  namun yang Perlu di siapkan bagaimana pondasi hidup masyarakat secara kelayakan SDM dan kelayakan ekonomi mampu mengimbangi,  maka dari sisi ini perlu melihat kelayakan kebijakan yang ideal dengan kondisi dan struktur kehidupan masyarakat bima. Ujar Iwan Setiawan  pengamat kebijakan publik.  


​Proyek ini dipandang hanya akan menguntungkan sektor logistik dan pelaku usaha skala besar, sementara dampaknya bagi ekonomi kerakyatan justru dikhawatirkan negatif.

​Pembangunan jembatan yang memangkas rute akan menyebabkan pergeseran arus lalu lintas secara drastis. Hal ini berpotensi mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang yang selama ini bergantung pada keramaian di sepanjang jalan lama. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa manfaat ekonomi hanya akan terpusat di kawasan yang terhubung tanpa menyentuh wilayah terpencil di Bima, sehingga memperparah ketimpangan sosial.


​Moratorium Jembatan Lewa Mori adalah langkah mundur yang diperlukan untuk melakukan kalkulasi ulang agar pembangunan di Bima benar-benar berlandaskan kebutuhan rakyat dan bukan sekadar mengejar target proyek strategis nasional.


​"Pemerintah harus berani menunda proyek ini, mengkaji ulang skala prioritasnya, dan memastikan bahwa setiap rupiah APBN yang masuk ke Bima benar-benar berbanding lurus dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan angka kemiskinan," 


Narasumber 1. Razikin Juraid (Ketua DPP KNPI)

Narasumber 2. Iwan Setiawan (Direktur Eksekutif Indonesia Political reviuw)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Proyek Pengadaan Konstruksi Fisik Pembangunan Rumah Dinas 4 unit Tipe C pada Kantor Wilayah DJP Banten Diduga Melalaikan Penerapan K3

Redaksi- Juni 22, 2026 0
Proyek Pengadaan Konstruksi Fisik Pembangunan Rumah Dinas 4 unit Tipe C pada Kantor Wilayah DJP Banten Diduga Melalaikan Penerapan K3
Serang Banten - Kilometer78.Net Kota serang 22 Juni 2026 ] Diketahui bahwa dalam pelaksanaan proyek pembangunan rumah dinas tersebut muncul dugaan kelalaian da…

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Juni 22, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Juni 22, 2026
*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

Juni 22, 2026

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Komisi I DPRD Banten Bungkam Terkait Kasus Penjualan Tanah Negara

Juni 22, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa

Juni 22, 2026
*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

*Aliansi Relawan Pemerhati Dunia Pendidikan Layangkan Surat Audiensi ke Ombudsman RI Perwakilan Banten Terkait Dugaan Permasalahan SPMB 2026

Juni 22, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber