Pengecoran Jalan Ranca Sawah Kosambi Memicu Polemik: Adanya Kejanggalan, Pekerjaan semrawut Hingga Insiden Putusnya Kabel Rumah Warga
Serang Banten -- Kilometer78.Net
Kota Serang 16 Agustus 2026 ] Proyek pengecoran jalan beton di wilayah Ranca Sawah, Kosambi, kini memicu polemik luas di kalangan masyarakat sekitar " Sejumlah kejanggalan mencolok ditemukan dalam pelaksanaan pekerjaan, dimulai dari kualitas hasil yang banyak mengalami kerusakan sejak awal, hingga ketidakhadiran pelaksana yang terkesan sengaja menghindar.
Berdasarkan pantauan dan Penelusuran awak media di lingkungan sekitar kegiatan mendapatkan aduan warga, hasil pengecoran banyak yang tidak layak dan rusak, namun tidak ada perbaikan yang dilakukan oleh pelaksana dan mandor yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut,
yang diketahui berinisial DD yang jarang terlihat berada di lokasi , Bahkan setiap kali dimintai keterangan oleh awak media maupun warga, ia selalu menghindar dan tidak mau memberikan penjelasan secara transparan.
Kekecewaan juga disampaikan oleh Ketua RW setempat. Ia menilai sikap mandor yang kerap absen dan menghindar adalah bentuk ketidak profesionalan serta tidak memiliki tanggung jawab atas pekerjaan yang dijalankan.
Hingga terjadi insiden yang merugikan warga: kendaraan mobil molen pengangkut adukan beton yang melintas diduga kurang berhati-hati hingga menabrak kabel listrik di salah satu rumah tokoh masyarakat di lingkungan Ranca Tales kecamatan taktakan kota serang
Akibat kejadian kabel putus dan aliran listrik padam dalam waktu yang cukup lama " Amat disayangkan dari pihak pelaksana ataupun dari pihak beton tidak ada upaya penyelesaian" seolah menghindar dari akibat kelalaian dalam menjalankan pekerjaan , Hingga saat ini DD selaku pelaksana utama tidak mau tampil secara langsung untuk menyelesaikan akan adanya musibah ataupun berkoordinasi dengan warga sekitar ,Hanya perwakilanya yang dikirim ke lokasi, padahal masyarakat berhak mendapatkan penjelasan dan tanggung jawab langsung dari pihak yang memimpin pekerjaan.
Masyarakat menuntut transparansi penuh serta penegakan tanggung jawab dari pihak pelaksana. Pekerjaan pembangunan yang menggunakan dana publik harus dikerjakan dengan benar, berkualitas, dan tidak boleh merugikan warga sekitar. Kami juga meminta instansi terkait untuk segera memeriksa seluruh proses pekerjaan, memanggil pihak yang bersangkutan, serta memberikan sanksi tegas jika terbukti ada kelalaian maupun pelanggaran aturan yang terjadi sampai dengan berita ini tayang pihak pelaksana dan dinas terkait belum dapat di konfirmasi .

Posting Komentar