Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Headline Opini Ironi Makan Siang Gratis di Atas Nisan Siswa SD: Refleksi Tragedi YBR
Headline Opini

Ironi Makan Siang Gratis di Atas Nisan Siswa SD: Refleksi Tragedi YBR

Riswan
Riswan
06 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

M. Febi Pirmansyah. Ketua Bidang Advokasi dan Reformasi Hukum, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lebak.

LEBAK
 – Kematian YBR (10), siswa kelas IV SD di Jerebuu, Ngada, NTT, adalah tamparan keras bagi wajah pendidikan kita. Seorang anak memilih mengakhiri hidupnya bukan sekadar karena lapar, melainkan akibat beban mental yang tak tertahankan. Ia terhimpit rasa malu karena tak mampu membeli buku tulis, pulpen, serta bayang-bayang tagihan biaya sekolah yang mencapai Rp 1,2 juta. Ini bukan sekadar tragedi keluarga miskin; ini adalah bukti nyata kegagalan kebijakan publik dalam melindungi hak dasar warga negara.

‎Di tengah optimisme pemerintah menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi masa depan, seorang anak justru meregang nyawa karena hambatan akses pendidikan. Ada ironi yang menyayat hati: negara seolah sibuk memastikan perut anak-anak kenyang, namun abai memastikan mereka bisa belajar tanpa dihantui rasa takut dan rendah diri.

‎Gizi memang krusial, namun sebuah pertanyaan menyakitkan muncul: Apa artinya perut kenyang jika sekolah berubah menjadi ruang penuh tekanan? Apa gunanya makan siang gratis jika di pagi hari seorang anak harus menanggung malu akibat iuran yang belum lunas? Slogan "Generasi Emas" hanya akan menjadi hampa jika anak-anak dari keluarga prasejahtera justru runtuh secara mental sebelum mereka sempat tumbuh.

‎Kasus YBR menyingkap lubang besar dalam prioritas kebijakan. Konstitusi mengamanatkan pendidikan dasar yang gratis, namun realitanya sering kali tetap "mahal" di lapangan. Ketika sekolah masih menagih biaya besar—baik untuk seragam, buku, maupun iuran kegiatan—negara sejatinya telah gagal menjalankan mandatnya.

‎Program MBG menelan anggaran hingga ratusan triliun rupiah. Tragedi ini memaksa kita untuk menggugat: mengapa anggaran sebesar itu tidak diprioritaskan untuk menjamin kebutuhan paling dasar pendidikan? Buku tulis, alat tulis, rasa aman, dan martabat anak miskin jauh lebih "murah" untuk dipenuhi dibandingkan biaya seremonial satu porsi makan untuk laporan keberhasilan program.

‎YBR bukan sekadar angka statistik. Ia adalah korban dari kekerasan struktural yang dibiarkan terjadi. Jika pemerintah serius mengawal masa depan bangsa, MBG tidak boleh hanya menjadi proyek simbolis. Program ini wajib dibarengi dengan penghapusan total segala bentuk pungutan sekolah serta pengawasan ketat agar tidak ada lagi anak yang dipermalukan karena keterbatasan ekonomi.

‎YBR telah pergi. Ia tak akan pernah sempat mencicipi makan siang gratis atau membaca buku pelajaran yang diimpikannya. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah berhenti menutup mata. Tanpa perbaikan sistem pendidikan yang fundamental, tragedi ini bukanlah yang terakhir—ia hanyalah satu yang akhirnya sampai ke telinga kita. ***


‎Penulis: M. Febi Pirmansyah. Ketua Bidang Advokasi dan Reformasi Hukum, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lebak.

‎

‎

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Dadang Rahmat Ditunjuk Pimpin DATSUN DKI Jakarta

Redaksi- Oktober 19, 2026 0
Dadang Rahmat Ditunjuk Pimpin DATSUN DKI Jakarta
Bandung — Kiloemeter78.Net Bandung 19 Oktober 2026 ] Upaya memperkuat persatuan masyarakat Sunda dan melestarikan warisan leluhur menjadi semangat utama dalam …

Berita Terpopuler

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Banten Disorot: Nama Ocol Mencuat, Aang Ubay Desak Aparat Bertindak

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Banten Disorot: Nama Ocol Mencuat, Aang Ubay Desak Aparat Bertindak

Oktober 18, 2026
Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Oktober 19, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026

Berita Terpopuler

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Banten Disorot: Nama Ocol Mencuat, Aang Ubay Desak Aparat Bertindak

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Banten Disorot: Nama Ocol Mencuat, Aang Ubay Desak Aparat Bertindak

Oktober 18, 2026
Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Terbongkar! Kedok Dugaan Pengadaan Mobile Clinic Rp.7,7 Miliar RSUD Banten, Diduga Pakai Mobil Bekas ; Polesan cat mempoles Body second

Oktober 19, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber