Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Headline Penerima Manfaat Keluhkan Menu MBG, BPD Sumber Waras Soroti Peran SPPG
Headline

Penerima Manfaat Keluhkan Menu MBG, BPD Sumber Waras Soroti Peran SPPG

Riswan
Riswan
12 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Menu MBG Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita untuk 3 Hari (Kamis, Jumat, Sabtu)

Kilometer78.net
- Penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sumber Waras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan menu MBG yang diterima pada Kamis, 12 Februari 2026. Keluhan tersebut muncul karena menu yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sisi anggaran maupun kandungan gizinya.

‎Keluhan itu terutama disampaikan oleh penerima manfaat yang berasal dari kelompok rentan, yakni balita serta ibu hamil dan menyusui. Mereka menilai menu yang diterima tidak mencerminkan pemenuhan kebutuhan gizi yang seharusnya diprioritaskan dalam program pemerintah tersebut.

‎Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPBD) Desa Sumber Waras, Jamal Abdilah, menyayangkan kondisi menu MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, menu yang diberikan tidak tepat sasaran, baik dari aspek kebutuhan gizi penerima manfaat maupun dari sisi nilai harga bahan pangan.

‎Jamal menjelaskan bahwa menu MBG yang dikirim untuk kebutuhan tiga hari ke depan, yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu, terdiri dari dua kotak susu anak sekolah, satu buah jeruk, satu buah apel, serta dua bungkus roti. Menu tersebut, menurutnya, tidak memenuhi standar kecukupan gizi, khususnya bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

‎“Masa iya ibu menyusui dikasih susu anak sekolah. Kebutuhan nutrisi ibu menyusui jelas berbeda dengan kebutuhan nutrisi anak sekolah. Ini kan tidak masuk akal,” ujarnya.

‎Selain komposisi menu, Jamal juga mempertanyakan kualitas bahan pangan, khususnya roti yang disertakan dalam paket MBG tersebut. Ia menilai roti yang diberikan memiliki kualitas rendah, dengan tekstur keras dan kandungan gizi yang patut dipertanyakan.

‎“Di warung saja roti itu jarang diminati pembeli karena rasanya kurang enak. Sekarang malah dimasukkan ke dalam menu MBG. Ini kan kacau,” katanya.

‎Dari sisi anggaran, Jamal menilai menu tersebut juga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menyebutkan bahwa apabila menu MBG tersebut diperuntukkan selama tiga hari, maka biaya bahan pangan seharusnya mencapai Rp24.000 per penerima manfaat. Namun, berdasarkan perkiraannya, nilai bahan pangan yang diberikan jauh di bawah angka tersebut.

‎“Kalau saya hitung, pembelian bahan pangannya tidak sampai Rp24.000. Ini patut dipertanyakan, ke mana sisa anggarannya,” ujarnya.

‎Lebih jauh, Jamal juga mempertanyakan peran dan keberadaan ahli gizi yang seharusnya bertugas menghitung serta memastikan kecukupan gizi bagi para penerima manfaat. Ia menilai ahli gizi yang bertugas di dapur SPPG tidak menjalankan fungsinya secara optimal.

‎“Ini bagaimana menunya, terkesan asal-asalan. Padahal ini anggaran dari pemerintah. Ahli gizinya bekerja dengan benar atau tidak? Kalau menunya seperti ini, percuma ada ahli gizi yang dibayar mahal,” keluhnya.

‎Ia berharap pihak terkait, baik pengelola SPPG maupun instansi yang berwenang, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG di Desa Sumber Waras agar tujuan program untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat benar-benar dapat tercapai.

‎Sampai berita ini dipublikasikan, wartawan. masih berupaya mendapatkan tanggapan dari pihak SPPG penyedia menu MBG tersebut. ***

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76 menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit

Redaksi- Juni 21, 2026 0
Kompetisi skateboard yang digelar oleh Jarum76  menjadi ajang uji kemampuan pembinaan Atlit
Kota Serang  - Kilometer78.Net  Serang Banten ] kopetensi skatebord yang di gelar dengan dukungan jarum 76 untuk menguji para skater muda , tetapi juga menjadi…

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Proyek Rekonstruksi Jalan  CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan  Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis  matrial  Terdokumentasi

Proyek Rekonstruksi Jalan CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis matrial Terdokumentasi

Juni 14, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Juni 14, 2026
Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Juni 18, 2026

Berita Terpopuler

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juknis SPMB Banten 2026 Berpotensi Menimbulkan Kerancuan Publik, Jalur Domisili Namun Nilai Rapor Menjadi Penentu Utama

Juni 17, 2026
KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

KETUA PAC WALANTAKA MENGAJAK MASYARAKAT MENJADIKAN 1 MUHARRAM 1448 H SEBAGAI MOMENTUM HIJRAH MENUJU PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

Juni 16, 2026
LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

LSM TIKAM Desak Gubernur Banten Evaluasi Juknis SPMB 2026, Dinilai : Berbeda Dengan Provinsi Lain dan Memicu Banyak Keluhan Masyarakat

Juni 19, 2026
organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta  Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

organisasi kemasyarakatan, aktivis pemerhati pendidikan, serta elemen masyarakat sipil di Provinsi Banten Siap mengajukan Audiensi Ke OMBUDSMAN Banten, Minta Pengawasan dan Khusus SPMB 2026

Juni 19, 2026
Proyek Rekonstruksi Jalan  CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan  Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis  matrial  Terdokumentasi

Proyek Rekonstruksi Jalan CILOWONG - GEDEG Senilai Rp.14.6 Miliar di Taktakan Ditemukan Patah, Regulasi K3 dan jenis matrial Terdokumentasi

Juni 14, 2026
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

PERSPEKTIF MASYARAKAT TERKAIT SPMB 2026: SISTEM ZONASI DINILAI MASIH AMBIGU DAN BELUM ADIL

Juni 19, 2026
PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

PEDAGANG DEPAN RUMAH SAKIT KURNIA RESAHKAN KELUARGA PASIEN

Juni 16, 2026
TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

TIKAM DESAK GUBERNUR BANTEN EVALUASI JUKNIS SPMB 2026, NILAI JALUR DOMISILI BERGESER MENJADI JALUR AKADEMIK

Juni 18, 2026
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat*

Juni 14, 2026
Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Diduga Kebal Hukum, Kepala SDN 1 Kujangjaya Hanya Janji Kembalikan Uang Pungutan, Awak Media Desak Sanksi Tegas

Juni 18, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber