Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Kilometer78.Net
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Kilometer78.Net
Telusuri

Beranda Revisi Perda PUK Kota Serang Dinilai Tertutup, Laskar NKRI: Aturan Tempat Hiburan & Alkohol Sudah Kuat, Masalahnya Hanya di Penegakan* Revisi Perda PUK Kota Serang Dinilai Tertutup, Laskar NKRI: Aturan Tempat Hiburan & Alkohol Sudah Kuat, Masalahnya Hanya di Penegakan*

Revisi Perda PUK Kota Serang Dinilai Tertutup, Laskar NKRI: Aturan Tempat Hiburan & Alkohol Sudah Kuat, Masalahnya Hanya di Penegakan*

Redaksi
Redaksi
12 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 RILIS BERITA 

 


Kota Serang - Kilometer78.Net

Polemik revisi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan (PUK) semakin memanas. Pemerintah Kota Serang dan DPRD kembali disorot karena dinilai melakukan proses perubahan regulasi secara tertutup, tanpa membuka draft revisi, naskah akademik, ataupun rincian pasal yang akan diubah kepada publik.

 

Sejumlah aktivis, termasuk LSM Laskar NKRI DPW Banten, menilai langkah ini bertentangan dengan prinsip transparansi dan partisipasi publik. Padahal, aturan mengenai usaha hiburan serta peredaran minuman beralkohol dalam Perda yang berlaku sudah sangat jelas dan cukup kuat. Karena itu, publik mempertanyakan alasan revisi dilakukan tanpa keterbukaan.

 

Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten, Andi Nakrawi, menegaskan bahwa inti persoalan bukan pada lemahnya regulasi, melainkan tidak konsistennya penegakan hukum oleh pemerintah daerah.

 

“Kami menilai proses revisi Perda PUK ini tidak terbuka sejak awal. Pemerintah dan DPRD seharusnya jujur kepada publik, karena aturan dalam Perda asli sudah sangat jelas. Berdasarkan Perda PUK Nomor 11 Tahun 2019, hiburan malam seperti diskotik, pub, dan karaoke malam dengan pemandu penyanyi dilarang secara tegas beroperasi di tempat umum (ruko, kawasan pemukiman, dll.). Hanya karaoke keluarga tanpa pemandu dan tanpa alkohol yang diizinkan. Sedangkan untuk minuman beralkohol, aturan ini juga secara jelas menetapkan bahwa hanya hotel bintang 5 yang diperbolehkan menjualnya di Kota Serang. Yang kurang itu bukan aturan, tetapi kemauan untuk menegakkan. Jangan sampai revisi ini justru dipakai untuk membuka celah bagi kepentingan tertentu.”

 

Andi menambahkan bahwa jika tujuan pemerintah adalah memperketat pengawasan hiburan malam dan peredaran alkohol, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka seluruh dokumen revisi kepada masyarakat.

 

“Kalau benar ingin memperketat pengawasan, buka dulu draft revisinya ke masyarakat. Tunjukkan pasal mana yang berubah dan kenapa. Tanpa keterbukaan, wajar kalau publik curiga. Kota Serang ini bukan milik segelintir orang, dan kebijakan harus dibuat secara transparan.”

 

Sementara itu, Sekretaris LSM Laskar NKRI DPW Banten, Akhmad Rizky Apriana, menegaskan bahwa revisi Perda tanpa mekanisme keterbukaan hanya akan menghasilkan regulasi yang tidak legitimate dan tidak dipercaya masyarakat.

 

“Revisi Perda itu bukan sekadar mengganti pasal. Ada proses, ada publik yang harus dilibatkan. Bagaimana masyarakat bisa menilai urgensi revisi kalau draft saja tidak dibuka? Kita punya hak untuk tahu, karena dampaknya langsung dirasakan warga.”

 

Akhmad Rizky Apriana juga menyoroti bahwa Perda PUK sebelumnya sudah memuat sanksi tegas, sehingga yang diperlukan adalah komitmen aparat untuk menindak, bukan menambah aturan yang justru berpotensi multitafsir.

 

“Sanksi pelanggaran juga sudah jelas dalam Perda ini: pelaku usaha hiburan yang melanggar dapat dikenai peringatan, pembekuan izin, hingga pencabutan izin, serta pidana kurungan hingga 6 bulan dan denda hingga Rp50 juta (sesuai Pasal 59 Ayat 2 dan pasal terkait sanksi). Mekanisme pengawasan oleh Satpol PP juga sudah diatur. Yang tidak jelas itu penegakannya. Jangan sampai revisi ini hanya menjadi alasan untuk menutupi ketidaktegasan pemerintah dalam menindak pelanggar. Transparansi itu wajib, bukan pilihan.”

 

Dengan demikian, Laskar NKRI DPW Banten mendesak Pemerintah Kota Serang dan DPRD untuk menghentikan pola pembahasan tertutup, membuka dokumen revisi secara menyeluruh, dan memastikan seluruh proses legislasi berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, keterbukaan, dan kepentingan publik.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Aliansi BEM Serang Raya Gelar Diskusi Publik, Soroti Enam Isu Strategis Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

Redaksi- Oktober 19, 2026 0
 Aliansi BEM Serang Raya Gelar Diskusi Publik, Soroti Enam Isu Strategis Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran
SERANG, BANTEN -- Kiloemeter78.Nerota serang Banten 19 Oktober 2026 ] Aliansi BEM Serang Raya (ABSR) menggelar diskusi publik dan konsolidasi dalam rangka refl…

Berita Terpopuler

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026

Berita Terpopuler

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Dugaan Penggunaan LPG 3 Kg untuk Pemotongan Besi di Kota Serang Masuki Penelusuran : dinas terkait abaikan aturan

Oktober 18, 2026
Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Monitoring dan Evaluasi, Bapenda Banten Kunjungi Samsat Kota Cilegon

Oktober 16, 2026
Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Diduga Jadi Lapak Kencingan Solar Bersubsidi, Aktivitas di Cikande Disorot: Aang Ubay Desak Polda Banten Bertindak

Oktober 18, 2026
Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Lapas Kelas IIA Cilegon Bersama BNN dan Kejaksaan Negeri Cilegon Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini melalui Workshop P4GN dan Pengenalan Lingkungan Lapas

Oktober 15, 2026
DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B ,  PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

DRIVER MAXIM GERUDUK 2 KANTOR MAXIM DAN KP3B , PROGRAM TURBO DISOROT TAJAM!!

Oktober 15, 2026
Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Proyek U-Ditch Desa Kadikaran Ciruas Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dikomplain Warga

Oktober 13, 2026
UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

UNIS Tangerang Bidik Kolaborasi Riset dan Publikasi dengan Universitas Malaysia

Oktober 13, 2026
TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 13, 2026
Kilometer78.Net

About Us

Kilometer78.Net merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksikilometer78@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 Kilometer78.Net
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber