Kopdar Bulanan FKBB Jadi Ajang Konsolidasi Organisasi dan Persiapan Milad ke-3
Serang Banten - Kilometer78.Net
Kota Serang ] Organisasi Kemasyarakatan Federasi Komunikasi Banten Bisa (FKBB) kembali menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) bulanan yang dihadiri oleh seluruh keluarga besar FKBB pada Minggu (07/06/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di salah satu kafe di Kota Serang tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, serta membahas berbagai program kerja yang akan dijalankan, termasuk persiapan pelaksanaan Milad ke-3 FKBB yang direncanakan berlangsung pada bulan Oktober 2026.
Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan terlihat sejak awal acara. Para pengurus, penasehat, pengawas, bidang-bidang organisasi, hingga anggota FKBB hadir untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memberikan masukan demi kemajuan organisasi. Selain sebagai wadah silaturahmi, kopdar bulanan ini juga menjadi sarana evaluasi dan konsolidasi internal agar seluruh elemen organisasi dapat bergerak secara terarah dan sejalan dengan visi serta misi FKBB.
Dalam sambutannya, Ketua Umum FKBB, Nasudin, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergitas di dalam organisasi maupun dengan berbagai elemen masyarakat dan stakeholder lainnya. Menurutnya, organisasi yang besar hanya dapat berkembang apabila seluruh pengurus dan anggota mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing secara maksimal.
"Saya berharap seluruh keluarga besar FKBB tetap kompak dalam hal apa pun dan mampu bersinergi dengan semua elemen. Khususnya kepada seluruh bidang agar benar-benar menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik sehingga ke depan organisasi ini dapat menjalankan roda organisasi secara maksimal serta merealisasikan berbagai program kerja yang telah direncanakan," ujar Nasudin.
Lebih lanjut, Nasudin menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan yang solid, tetapi juga kemampuan dalam membangun jaringan dan menjaga hubungan baik dengan semua pihak.
"Untuk pencarian anggaran organisasi, kita harus bergerak bersama. Sumber anggaran bisa berasal dari keluarga besar FKBB maupun dari luar organisasi. Oleh karena itu, silaturahmi harus terus dijaga dengan baik. Jangan sampai ada ego pribadi yang lebih diutamakan karena hal tersebut dikhawatirkan akan membawa urusan pribadi ke dalam organisasi. Organisasi harus menjadi rumah bersama yang mengedepankan kebersamaan dan kepentingan kolektif," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dinar, yang dikenal sebagai pengamat organisasi, memberikan apresiasi atas perkembangan FKBB yang dinilainya semakin baik dari waktu ke waktu. Ia menilai FKBB memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Saya memberikan apresiasi kepada FKBB. Menurut saya, organisasi ini sudah berjalan sangat baik. Ke depan saya bersama rekan-rekan lainnya siap memberikan dukungan dan menjembatani berbagai program yang dimiliki FKBB agar dapat terlaksana dengan baik," ungkap Dinar.
Ia juga menegaskan bahwa tujuan akhir dari setiap program organisasi harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
"Keluarga besar FKBB harus bisa sejahtera dan pada saat yang sama mampu ikut mensejahterakan masyarakat. Untuk langkah-langkah selanjutnya, berbagai gagasan dan masukan akan saya sampaikan kepada Bapak Nasudin selaku Ketua Umum FKBB agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan organisasi ke depan," tambahnya.
Sementara itu, Lina selaku Penasehat FKBB mengingatkan seluruh keluarga besar FKBB agar terus menjaga kekompakan dan menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian serta pengembangan diri.
"Seluruh keluarga besar FKBB harus mampu menjalankan roda organisasi dengan baik dan selalu menjaga kekompakan. Kita memiliki agenda besar yang harus dipersiapkan bersama, yaitu Milad ke-3 FKBB pada bulan Oktober mendatang. Oleh karena itu, seluruh pengurus dan anggota harus saling mendukung dan bekerja sama," katanya.
Lina juga mengingatkan pentingnya memisahkan urusan pribadi dari kepentingan organisasi.
"Urusan pribadi jangan dibawa ke dalam organisasi. Semua keluarga besar FKBB harus mampu menghadapi berbagai tantangan dalam hal apa pun. Sesuai slogan kita, ‘FKBB... Bisa, Bisa, Bisa, Yes’, maka setiap bidang harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya agar FKBB semakin baik, semakin maju, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat," tegas Lina.
Menjelang pelaksanaan Milad ke-3 FKBB, Mitha Aliya selaku Ketua Pelaksana Milad ke-3 FKBB mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kebersamaan demi kesuksesan acara tersebut.
"Saya berharap seluruh keluarga besar FKBB tetap kompak dalam pelaksanaan Milad ke-3 FKBB. Semoga acara yang akan kita laksanakan pada bulan Oktober nanti dapat terwujud dengan sukses, berjalan lancar, dan menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh keluarga besar FKBB," kata Mitha Aliya.
Dukungan terhadap persiapan Milad juga disampaikan oleh Siti Maemunah selaku Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) FKBB. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari perencanaan dan kesiapan anggaran yang matang.
"Untuk Milad ke-3 FKBB, kita harus bersama-sama mencari anggaran yang dibutuhkan. Kita harus saling memotivasi, khususnya dalam hal-hal yang positif dan kebaikan. Perencanaan anggaran harus dilakukan sejak sekarang agar dana yang dibutuhkan dapat terkumpul dengan baik," katanya.
Ia juga berharap sumber pendanaan tidak hanya berasal dari internal organisasi.
"Kita bisa memulai dari urunan keluarga besar FKBB. Namun mudah-mudahan nantinya ada dukungan dari pihak luar. Yang paling penting adalah kita tetap kompak, saling mendukung, dan saling bahu-membahu demi menyukseskan Milad ke-3 FKBB," pintanya.
Dalam sesi diskusi, Walid selaku Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) FKBB menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya membangun organisasi yang tidak hanya berorientasi pada jumlah anggota, tetapi juga kualitas dan kontribusi terhadap masyarakat.
"Organisasi tidak hanya berorientasi pada massa. Kita berangkat dari organisasi ini dengan satu tujuan, yaitu menjadi manusia yang luar biasa. Dalam organisasi ada aturan yang harus ditaati dan ada catatan yang menjadi tanggung jawab moral kita bersama," terang Walid.
Ia menambahkan bahwa FKBB harus mampu menunjukkan eksistensinya melalui tindakan nyata.
"Kita harus mampu menunjukkan kepada masyarakat apa yang dapat dilakukan FKBB. Tantangan yang disampaikan oleh Bu Lina harus menjadi motivasi bagi kita untuk lebih giat dan lebih disiplin. Kebijakan-kebijakan Ketua Umum juga harus menjadi catatan bersama agar kita tidak berbicara di belakang, tetapi menyampaikan masukan secara terbuka demi perbaikan organisasi," bebernya.
Sementara itu, Khaeriyah selaku Bidang Peranan Wanita FKBB mengingatkan bahwa dukungan terhadap pelaksanaan Milad harus diwujudkan dalam bentuk nyata.
"Untuk Milad ke-3 FKBB, seluruh keluarga besar FKBB harus memberikan respons yang baik, terutama terkait kebutuhan anggaran. Kita bisa memulainya dari iuran bersama sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap organisasi yang kita cintai ini," harapnya.
Senada dengan itu, Gimin selaku Pengawas Eksternal FKBB menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran organisasi.
"Topik Milad memang menjadi fokus utama kita saat ini. Waktu pelaksanaannya sudah ditetapkan pada bulan Oktober, tetapi kondisi anggaran masih perlu diperkuat. Karena itu kita harus bekerja sama, dimulai dari iuran keluarga besar FKBB, kemudian dilanjutkan dengan upaya mencari dukungan dari luar melalui proposal atau bentuk kerja sama lainnya," kata Gimin.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penggalangan dana harus dilakukan secara transparan.
"Semua yang berkaitan dengan anggaran harus tercatat dengan jelas. Jangan sampai ada ruang untuk manipulasi atau kesalahpahaman. Perlu ada rincian yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga kepercayaan anggota terhadap organisasi tetap terjaga," tegasnya.
Menutup rangkaian diskusi, Yunan selaku pencipta Mars FKBB menyampaikan motivasi kepada seluruh anggota agar terus menjaga semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap organisasi.
"FKBB harus tetap kompak. Berjalannya sebuah organisasi sangat ditentukan oleh dua hal utama, yaitu komunikasi dan silaturahmi. Jika dua hal ini terus dijaga, maka organisasi akan semakin kuat dan berkembang," ujar Yunan.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk lebih mengenal identitas organisasi melalui Mars FKBB.
"Saya berharap seluruh keluarga besar FKBB benar-benar menghafal Mars FKBB karena itu merupakan bagian dari identitas dan semangat organisasi. Untuk ke depannya, FKBB harus semakin disiplin, semakin maju, dan seluruh anggotanya harus tetap semangat dalam mengabdikan diri kepada organisasi dan masyarakat," pungkasnya.
Kopdar bulanan FKBB kali ini menghasilkan berbagai kesepahaman penting terkait penguatan organisasi, peningkatan soliditas internal, optimalisasi peran setiap bidang, serta langkah-langkah strategis dalam menyukseskan Milad ke-3 FKBB yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang. Dengan semangat kebersamaan dan slogan kebanggaan "FKBB... Bisa, Bisa, Bisa, Yes!", seluruh keluarga besar FKBB berkomitmen untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.


Posting Komentar