KKM Kelompok 2 Uniba Terapkan Alat Pendeteksi Kebocoran Gas untuk Tingkatkan Keselamatan Masyarakat
Serang Banten -- Kilometer78.Net
Serang 19 Agustus 2026 ] Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 2 Universitas Bina Bangsa melaksanakan kegiatan penerapan "Alat Pendeteksi Kebocoran Gas" sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat dalam penggunaan gas LPG. Kegiatan ini dilaksanakan pada,14–20 Agustus 2026 di Lingkungan Graha Dalung Residence, RW 06, Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap risiko kebocoran gas LPG yang dapat menimbulkan berbagai bahaya, seperti gangguan kesehatan, kebakaran, hingga ledakan. Melalui penerapan alat pendeteksi kebocoran gas, masyarakat diharapkan dapat memperoleh peringatan lebih awal ketika terjadi indikasi kebocoran sehingga dapat mengambil tindakan dengan cepat dan tepat.
Dalam penerapannya, alat tersebut mampu mendeteksi adanya indikasi kebocoran gas dan memberikan notifikasi peringatan secara langsung ke telepon seluler (HP) pengguna. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui kondisi gas meskipun tidak berada tepat di dekat sumber gas, sehingga dapat segera melakukan tindakan pencegahan.
Mahasiswa KKM Kelompok 2 juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai fungsi alat, cara penggunaannya, serta langkah yang perlu dilakukan ketika menerima notifikasi peringatan. Edukasi ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya mengenal teknologi yang diterapkan, tetapi juga memahami tindakan keselamatan yang perlu dilakukan ketika terjadi indikasi kebocoran.
Penerapan alat ini menjadi bagian dari upaya KKM Kelompok 2 dalam menghadirkan program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Selain memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaan LPG di rumah maupun lingkungan sekitar.
Hasil penerapan menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dengan baik dalam mendeteksi indikasi kebocoran gas dan mengirimkan notifikasi peringatan secara langsung ke HP pengguna. Penerapan ini memberikan alternatif sistem peringatan dini sehingga masyarakat tidak hanya mengandalkan penciuman untuk mengetahui adanya kebocoran gas.
Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 2 Universitas Bina Bangsa berharap penerapan alat pendeteksi kebocoran gas dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan dalam penggunaan LPG. Ke depan, sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar memberikan pemantauan dan peringatan yang semakin efektif bagi pengguna.


Posting Komentar